Powered By Blogger

Minggu, 08 Mei 2011

Berpikirlah Positif !!















Berpikir positif merupakan sikap mental yang melibatkan proses memasukan pikiran-pikiran, kata-kata, dan gambaran-gambaran yang konstruktif (membangun) bagi perkembangan pikiran kita. Pikiran positif menghadirkan kebahagiaan, sukacita, kesehatan, serta kesuksesan dalam setiap situasi dan tindakan kita. Apapun yang pikiran kita harapkan, pikiran positif akan mewujudkannya. Jadi berpikir positif juga merupakan sikap mental yang mengharapkan hasil yang baik serta menguntungkan.

Yang saya lihat, tidak semua orang menerima atau mempercayai pola berpikir positif. Beberapa orang menganggap berpikir positif hanyalah omong kosong, dan sebagian menertawakan orang-orang yang mempercayai dan menerima pola berpikir positif. Diantara orang-orang yang menerima pola berpikir positif, tidak banyak yang mengetahui cara untuk menggunakan cara berpikir ini untuk memperoleh hasil yang efektif. Kita sering mendengar orang berkata: “Berpikirlah positif!”, yang ditujukan bagi orang-orang yang merasa kecewa dan khawatir. Banyak orang tidak menganggap serius kata-kata tersebut, karena mereka tidak mengetahui arti sebenarnya dari kata-kata tersebut, atau menganggapnya tidak berguna dan efektif.

Cerita saya berikut mengilustrasikan bagaimana kekuatan berpikir positif bekerja:




















Beno mengajukan lamaran kerja, namun kepercayaan dirinya rendah, dan dia menganggap dirinya gagal dan tidak layak memperoleh kesuksesan, ia merasa yakin bahwa ia tidak akan memperoleh pekerjaan tersebut. Ia memiliki pikiran negatif terhadap dirinya sendiri, dan percaya bahwa calon pegawai yang lain lebih baik dan lebih memenuhi syarat dibandingkan dirinya. Beno memperoleh sikap ini karena pengalaman buruk yang ia peroleh dari wawancara pekerjaan yang telah ia ikuti sebelumnya.

Pikirannya dipenuhi dengan pikiran-pikiran negatif dan rasa takut atas pekerjaan tersebut selama satu minggu penuh sebelum ia akan diwawancara. Ia yakin ia akan ditolak. Pada hari wawancara ia bangun terlambat, rasa takutnya menjadi kenyataan. Ia mendapati kemeja yang akan ia kenakan kotor, dan kemejanya yang lain harus disetrika. Dan karena ia sudah terlambat, ia memutuskan untuk mengenakan kemeja yang kusut.

Selama wawancara, ia merasa tegang, menunjukkan sikap negatif, khawatir mengenai kemejanya, dan merasa lapar karena ia tidak memiliki cukup waktu untuk sarapan. Semua hal ini menyebabkan pikirannya teralihkan dan sulit baginya untuk fokus pada wawancara. Sikapnya secara keseluruhan menimbulkan kesa yang buruk, dan sebagai akibatnya rasa takutnya menjadi kenyataan dan tidak memperoleh pekerjaan tersebut.

Budi juga mengajukan lamaran atas pekerjaan yang sama, namun ia menyikapinya secara berbeda. Ia merasa yakin bahwa ia akan memperoleh pekerjaan tersebut. Satu minggu sebelum wawancara, ia sering memvisualisasikan dirinya memperoleh pekerjaan tersebut.

Malam hari sebelum wawancara, ia menyiapkan pakaian yang akan ia kenakan dan tidur lebih awal dari biasanya. Pada hari wawancara, ia bangun lebih awal dari baiasanya, sehingga ia memiliki cukup waktu untuk sarapan, lalu tiba di tempat wawancara sebelum jadwal.

Ia memperoleh pekerjaan tersebut karena ia berpikir positif terhadap hal-hal yang ia lakukan. Tentunya ia juga memenuhi persyaratan untuk memperoleh pekerjaan tersebut, sama halnya dengan Beno.

Apa yang bisa kita pelajari dari dua cerita tersebut? Apakah ada sihir yang digunakan dalam cerita tersebut? Tidak, semuanya merupakan hal yang alami. Jika kita memiliki sikap yang positif, sikap-sikap tersebut akan menghasilkan perasaan-perasaan yang positif, gambaran-gambaran yang konstruktif, dan kita akan melihat dalam mata pikiran kita apa yang kita inginkan. Hal ini akan memberikan pencerahan, lebih banyak kekuatan, dan kebahagiaan. Diri kita juga akan memancarkan kebaikan, kebahagiaan, dan kesuksesan. Bahkan pikiran positif juga akan memberikan beragam manfaat bagi kesehatan kita. =)

Hidup Yang Mandiri

















Menurut saya kemandirian sangatlah penting di dalam kehidupan kita sekarang terlebih di kehidupan yang akan datang. Dimana kita harus hidup bertumpu pada kaki kita sendiri. Dan kita harus menjauhi rasa malas yang ada pada diri kita dan ego maupun ketergantungan terhadap orang lain.

Pernahkah anda melihat tanaman parasit yang hidup menumpang ditumbuhan lain?Juga bisakah anda merasakan orang-orang disekeliling kita yang berprilaku seperti tanaman diatas?

Kalau tanaman parasit memang sudah ditakdirkan hidup menumpang, tetapi manusia hidup diberi pikiran dan hati untuk mengarahkan jalan hidup mereka. Dalam perjalanan hidup ini, kita dituntut hidup mandiri dan jangan tergantung atau mengharapkan orang lain yang menopang hidup kita membiasakan diri mencari kekuatan orang lain sangatlah tidak baik. Ini merupakan permulaan dari kebiasaan yang bakal sulit di ubah, dan seterusnya tidak dapat mandiri, selalu menggantungkan diri pada orang lain. Hidup kita ibarat parasit yang menumpang, jika tak mau dikatakan parasit , maka mulai dari sekarang ! Cobalah hidup mandiri tentukan sendiri apa yang kita mau, kita lakukan, dan kita cita-citakan bahwa sesungguhnya setiap kita telah diberi keistimewaan masing-masing, sadarilah bahwa dalam diri kita tersimpan kekuatan yang menakjubkan dan menyadarkan kita bahwa sebenarnya kita adalah pribadi yang tangguh.
Inti hidup mandiri adalah yang paling utama, janganlah selalu mempergantungkan diri kita pada orang lain, lakukan hal yang bisa kita lakukan dengan kemampuan kita, tinggalkan kemalasan dalam diri kita, timbulkan kekuatan bahwa kita bisa menjalani semua dengan kepercayaan diri yang kokoh, sehingga apa yang kita lakukan itu beroleh hasil yang memuaskan oleh karena hasil kerja keras kita sendiri. =)

Sabtu, 07 Mei 2011

Perbedaan Antara Demokrasi Di Indonesia dan Demokrasi Barat






















Pengertian Umum Demokrasi

Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Begitulah pemahaman yang paling sederhana tentang demokrasi, yang diketahui oleh hampir semua orang.
Demokrasi merupakan bentuk pemerintahan politik yang kekuasaan pemerintahannya berasal dari rakyat, baik secara langsung (demokrasi langsung) atau melalui perwakilan (demokrasi perwakilan). Istilah ini berasal dari bahasa Yunani δημοκρατία – (dēmokratía) "kekuasaan rakyat",yang dibentuk dari kata δῆμος (dêmos) "rakyat" dan κράτος (Kratos) "kekuasaan", merujuk pada sistem politik yang muncul pada pertengahan abad ke-5 dan ke-4 SM di negara kota Yunani Kuno, khususnya Athena, menyusul revolusi rakyat pada tahun 508 SM.(wikipedia)

Jadi, secara garis besar dapat dikatakan bahwa demokrasi adalah (memperbincangkan) tentang kekuasaan, atau lebih tepatnya pengelolaan kekuasaan secara beradab. Ia adalah sistem manajemen kekuasaan yang dilandasi oleh nilai-nilai dan etika serta peradaban yang menghargai martabat manusia. Pelaku utama demokrasi adalah kita semua, setiap orang yang selama ini selalu diatasnamakan namun tak pernah ikut menentukan dan menjaga proses demokratisasi adalah memahami secara benar hak-hak yang kita miliki, menjaga hak-hak itu agar siapapun menghormatinya, melawan siapapun yang berusaha melanggar hak-hak itu. Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yg sejajar satu sama lain.

#PERBEDAAN :

Demokrasi Indonesia
1. Menggunakan Sistem Demokrasi Pancasila
2. Bentuk negara Kesatuan Republik
3. Presiden sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan

Demokrasi Barat
1. Menganut Demokrasi Liberal atau Konstitusional
2. Bentuk negara Federal
3. Menganut Sistem Presidensial, Parlementer, dan Semipresidensial

#KELEBIHAN :

Demokrasi Indonesia
1. Bebas untuk mengungkapkan pendapatnya masing-masing
2. Bebas untuk beraspirasi
3. Bebas berdemonstrasi (demonstrasi yang sehat)
4. Rakyat berhak mendapatkan perlindungan HAM

Demokrasi Barat
1. Mengutamakan kepentingan rakyat dan kesejahteraan rakyat
2. HAM dipegang teguh dan dijunjung tinggi oleh negara
3. Memiliki Sosialisme Demokrasi atau Demokrasi Sosial
4. Demokrasi menggunakan cara yang realistis dan efektif
5. Pemerintah memegang teguh janjinya terhadap rakyat

#KEKURANGAN :

Demokrasi Indonesia
1. Banyaknya perpecahan dan konflik yang terjadi karena masalah politik.
2. Terlalu banyak partai politik yang membuat persaingan menjadi tidak sehat.
3. Mudah terpengaruh dengan banyaknya pendapat yang provokatif , sehingga banyak tindakan anarkhi.
4. Tidak adanya respon cepat dari pemerintah untuk menanggulangi masalah-masalah yang terjadi pada rakyat karena terlalu banyak pendemo sehingga perhatian pemerintah terbagi.
5. Pemerintah Indonesia lebih banyak mementingkan kepentingan negara dibandingkan dengan rakyat kecil.

Demokrasi Barat
1. Terkadang keputusan pemerintah melanggar kemerdekaan negara dan hak-hak individu seperti tercantum dalam konstitusi negara tersebut.
2. Karena terdapat negara-negara bagian di negara barat maka terkadang terjadi masalah yang di karenakan undang-undang yang di buat oleh negara bagian bertentangan dengan pemerintah pusatnya atau pemerintah federal.
3. Terlalu Imperialisme

Jadi menurut saya, Demokrasi yang ada di setiap bangsa memiliki kelebihan dan kekurangannya masing- masing. Ada baiknya bila setiap negara saling dapat melihat kelebihan negara lain dan juga mengintrospeksi kekurangan masing-masing yang ada agar dapat memperbaiki kekurangannya dan gantinya memperbaharui Demokrasi negaranya agar menjadi lebih baik, tetapi tidak dengan mengadaptasi Demokrasi dari negara lain, melainkan tetep pada jati diri dan budaya masing-masing negaranya. Sekian dan Terimakasih =)


Kamis, 10 Februari 2011

Globalisasi






















Apakah yang dimaksud dengan Globalisasi itu? =)


Menurut asal katanya, kata "Globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal, yaitu bersifat umum dan berlaku untuk semua orang atau untuk seluruh dunia dan melingkupi seluruh dunia (bersifat mendunia).

Jadi, Globalisasi dapat diartikan sebagai sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia baik itu melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, pendidikan, teknologi dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit. Selain itu Globalisasi juga dapat diartikan sebagai suatu proses di mana antarindividu, antarkelompok, dan antarnegara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara. (wikipedia)

Globalisasi berpengaruh pada hampir semua aspek kehidupan masyarakat. Ada masyarakat yang dapat menerima adanya globalisasi, seperti generasi muda, penduduk dengan status sosial yang tinggi, dan masyarakat kota. Namun, ada pula masyarakat yang sulit menerima atau bahkan menolak globalisasi seperti masyarakat di daerah terpencil, generasi tua yang kehidupannya stagnan, dan masyarakat yang belum siap baik fisik maupun mental. Globalisasi dapat masuk ke dalam kehidupan kita melalui berbagai bidang, yaitu dapat melalui pendidikan dan ilmu pengetahuan, kebudayaan, perdagangan, pariwisata, politik, keagamaan, dll.

Apakah dampak yang ditimbulkan dengan adanya Globalisasi?

Munculnya globalisasi tentunya bisa membawa dampak bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Dampak globalisasi tersebut meliputi dampak positif dan dampak negatif di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan ekonomi, politik, pendidikan dan teknologi, sosial budaya dan lain- lain akan berdampak kepada nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa.



1. Dampak globalisasi dalam bidang Ekonomi

















Globalisasi pada bidang ekonomi bisa menjadi suatu dampak yang besar bagi pencapaian standar kehidupan yang lebih tinggi. Hal ini bisa kita lihat dari semakin melebarnya ketimpangan distribusi pendapatan antar negara-negara kaya dengan negara-negara miskin. Munculnya perusahaan-perusahaan asing dan transnasional. Hal ini dapat membuka peluang terjadinya penumpukan kekayaan dan monopoli usaha dan kekuasaan politik pada segelintir orang. Hal ini bisa menjadi dampak negatif bagi rakyat kecil, dan dapat pula menjadi dampak positif bagi pengusaha-pengusaha kaya. Hal ini terjadi juga di negara kita, mungkin hal ini bisa diatasi dengan cara mencintai dan membeli produk2 dalam negri seperti home industry yang mayoritas dibuat olah rakyat2 kecil.



2. Dampak Globalisasi dalam bidang Sosial Budaya

















Globalisasi dewasa ini semakin bertambah luas jangkauannya dalam nilai budaya kaum kapitalis dalam masyarakat dunia. Seperti halnya gaya berpakaian barat di negara-negara seperti di negara kita maupaun negara berkambang lain. Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD/ VCD atau DVD maupaun gaya hidup dalam hal makanan, maupun kegiatan seperti clubbing, maupun hiburan entertain, dll. Hal ini mungkin memiliki dampak positif maupun negatif, dan masyarakat tentunya harus jeli dalam memilih mana yang bermanfaat maupun yang tidak bermanfaat. Hal ini juga bisa berpengaruh terhadap nilai nasionalisme bangsa kita. Oleh sebab itu masyarakat harus jeli dalam menentukan nilai2 budaya yang baik atau pun buruk.



3. Dampak Globalisasi dalam bidang Politik



















Dalam bidang politik, globalisasi juga dapat berkembang. Tentu ada hal2 positif dan negatif yang dapat kita lihat. Banyak negara tidak lagi dianggap sebagai pemegang kunci dalam proses pembangunan. Para pengambil kebijakan publik di negara sedang berkembang mengambil jalan pembangunan untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi. Hal ini dapat dilihat dengan timbulnya gelombang demokratisasi yang mendambakan akan kebebasan. Seperti halnya di negara kita gerakan GAM di Aceh, maupun Timor Leste yang sekarang sudah tidak menjadi bagian negara Indonesia. Hal ini mungkin dapat dicegah dengan menanamkan jiwa nasionalisme dan menjalankan upaya2 pemerintah dalam mensejahterakan rakyat dalam bidang ekonomi, sosial maupun budaya.



4. Dampak Globalisasi dalam bidang Pendidikan dan Teknologi


















Globalisasi dalam bidang pendidikan dan teknologi sangat cepat berkembang, hal ini dapat kita lihat dari kehidupan masyarakat yang kebanyakan mengutamakan pendidikan anakanya, dengan pertukaran pelajar maupun sekolah ke negara asing. Banyak juga masyarakat kecil yang mulai mengerti betapa pentingnya pendidikan. Hal ini tentu saja merupakan hal yang positif bagi negara kita.




















Salah satu contoh hal yang bisa kita lihat adalah banyak anak2 maupun remaja yang sudah bisa mengoperasikan komputer, internet bahkan teknologi lainnya. Hal ini sangat cepat berkembang di masyarakat mengingat banyak sekali hal2 menarik yang diciptakan oleh teknologi untuk memudahkan kita di dalam kehidupan, baik untuk memperoleh informasi, ilmu pengetahuan, komunikasi, dll.

Namun kita harus tetap waspada, karena banyak hal2 yang dapat merusak moral dan mental anak2, maupun kalangan masyarakat di manapun. Seperti halnya situs pornografi di internet, game2 yang tidak mendidik, dan tayangan2 yang merusak moral bangsa. Hal ini mungkin dapat diatasi dengan keterlibatan orang tua dalam mengawasi dan mendidik anak, juga upaya pemerintah agar masyarakat selalu waspada dan sadar akan hal ini, sehingga tidak banyak lagi anak2 penerus bangsa yang terjerumus ke dalam hal2 yang merusak moral bangsa kita.



Kesimpulan:

Adanya Globalisasi di dalam kehidupan kita jelas memiliki pengaruh atau dampak yang timbul, baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Kita boleh mengikuti arus globalisasi, namun kita harus jeli dalam memilih hal yang ditimbulkan oleh globalisasi. Kita harus ingat akan nilai-nilai moral yang terkandung di dalam bangsa kita. Jangan sampai kita kehilangan arah tujuan dan terpengaruh oleh budaya2 luar yang negatif, tetapi kita boleh mengambil hal2 positif saja yang berguna dan dapat memajukan negara kita, sehingga itu dapat menambah rasa nasionalisme terhadap bangsa kita.




Dampak Seorang Arsitek Terhadap Lingkungannya




















Seorang Arsitek seringkali diartikan sebagai seorang perancang bangunan, yaitu orang yang terlibat dalam perencanaan, merancang, dan mengawasi konstruksi bangunan, yang perannya untuk memandu keputusan yang mempengaruhi aspek bangunan tersebut dalam sisi astetika, budaya, atau masalah sosial. Definisi tersebut kuranglah tepat karena lingkup pekerjaan seorang arsitek
sangat luas, mulai dari lingkup interior ruangan, lingkup bangunan, lingkup kompleks bangunan, sampai dengan lingkup kota dan regional. Karenanya, lebih tepat mendefinisikan arsitek sebagai seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau lingkungan binaan.

Seorang arsitek harus memiliki kepekaan terhadap lingkungan yang ada di sekitarnya. Oleh sebab itu seorang arsitek harus teliti dan jeli dalam merancang suatu proyek yang dikerjakan, supaya proyek yang dibangun jangan sampai berdampak buruk bagi lingkungan sekitarnya.














Di samping harus memperhatikan keadaan lingkungan sekitar seorang arsitek juga harus mengikuti aturan-aturan pemerintah dalam perencanaan pembangunan. Arsitek harus jeli dalam menganalisa site agar bangunan yang akan dibangun tidak salah penempatan, sehingga tidak merusak penataan ruang kota yang diatur oleh pemerintah. Karena peran arsitek juga tidak hanya merancang bangunan tapi juga merencanakan tata ruang kota.

Arsitek juga berperan penting dalam merancang bangunan untuk tempat tinggal, bekerja, rekreasi dan lain-lain. Arsitek bertanggung jawab merancang bangunan agar layak dihuni dan digunakan untuk kegiatan ekonomi dan sosial sehari-hari. Pada dasarnya, setiap pembangunan pasti akan mengubah keseimbangan lingkungan alami dan mengubahnya menjadi lingkungan binaan (built environment).























Peran arsitek dan disiplin lainnya sangat penting dalam merancang bangunan yang dapat beradaptasi dengan perubahan iklim tersebut. Pengoperasian bangunan gedung bertingkat tinggi memerlukan energi yang besar untuk penerangan dan pendinginan udara, sistem penyediaan air bersih, pembuangan air dan sampah. Pengaruh perubahan iklim ini terhadap dunia arsitektur juga ternyata berkaitan juga dengan pengaruh dunia arsitektur terhadap perubahan iklim.

Tidak sedikit arsitek yang melakukan kesalahan dalam merancang suatu rancangan bangunan, walaupun mungkin merupakan kesalahan kecil tapi berdampak fatal bagi lingkungan dan orang-orang di sekitarnya.

*Contoh kasus:

Ambruknya jalan RE martadinata dan tanggul Situgintung bisa dikatakan kesalahan arsitek walaupun ada aspek-aspek lain yang menyebabakan hal ini terjadi.

















Banjir di daerah Jakarta juga bisa dikatakan kesalahan arsitek dalam perencanaan drainase dalam tata kota.



















Beberapa hal di atas adalah salah satu contoh kesalahan perencanaan yang dimana arsitek turut berperan penting dalam pengawasan pembangunan. Arsitek turut juga bertanggung jawab atas apa yang telah dirancang, apakah rancangannya berdampak baik, atau malah sebaliknya berdampak buruk bagi lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu sebagai seorang arsitek harus benar - benar teliti dan hati-hati dalam menganalisa site dan lingkungannya dan juga harus memiliki solusi dalam setiap masalah yang ada pada saat proses perancangan, untuk menghindari terjadinya kecelakaan yang kemungkinan akan terjadi.


















Kesimpulannya: Arsitek harus lebih tanggap dan cermat dalam mengambil langkah yang terbaik di dalam merancang pembangunan. Karena ini berdampak jangka panjang, dan harus dipertanggung jawabkan karena hal ini memiliki resiko yang besar baik terhadap lingkungan sekitar maupun terhadap profesi sebagai seorang arsitek.


Rabu, 05 Januari 2011

PENGARUH GAYA ARSITEKTUR POSTMODERN PADA GEDUNG WISMA DHARMALA SAKTI TERHADAP LINGKUNGAN SEKITARNYA

postmodern, minimalis, artdeco, klasik, dan sekarang ini yang sedang menjamur atau berkembang di Indonesia adalah gaya simpilistik.

Pengertian mengenai istilah Postmodern adalah asitektur yang telah melepaskan diri dari aturan-aturan yang bersangkutan dengan modern, tetapi postmodern masih memiliki sifat-sifat dan karakter yang sama dengan arsitektur modern. Dan juga arsitektur postmodern itu adalah hasil dari pengoreksian dari kesalahan-kesalahan yang terjadi pada arsitektur modern dan perpaduan dari Art dan Science, dan Technology, Internasional dan Lokal. Tetapi dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa arsitektur postmodern tidaklah sama dengan arsitektur modern dan tidaklah memiliki hubungan sama sekali dengan arsitektur modern. Pengertian lain dari Postmodern adalah sebagai filsafat, pola berfikir, pokok berfikir, dasar berfikir, ide, gagasan, dan teori. Dengan kata lain pengertian tentang arsitektur postmodern adalah perpaduan antara tradisional dengan non-tradisisonal atau p

erpaduan antara yang lama dengan yang baru. Di dalam dunia arsitektur, postmodern menunjuk pada suatu proses atau kegiatan dan dapat dianggap sebagai suatu langgam, yakni langgam postmodern.

Dalam kenyataan hasil karya arsitekturnya, langgam ini muncul dalam tiga versi / sub langgam yakni purna modern, neo modern, dan dekonstruksi. Mengingat bahwa masing –masing pemakai dan pengikut dari sub langgam / versi tersebut cenderung tidak peduli pada sub langgam / versi yang lain, maka masing – masing menamakannya langgam purna modern, langgam neo modern, dan langgam dekonstruksi.

Seperti pada gedung Wisma Dharmala Sakti yang memiliki gaya postmodern ini memiliki pengaruh terhadap sekitarnya, yaitu bangunan ini menjadi bangunan yang unik dan bisa menjadi landmark pada daerah setempat dan juga dari bentuknya yang tidaklah monoton mengakibatkan pengaruh terhadap bangunan setempat terutama yang berada disebelahnya bangunan tersebut maupun bergaya modern tetapi dari bentuknya dengan mempermainkan lekukan pada fasadnya menimbulkan bangunan tersebut tidak monoton seperti halnya bangunan modern yang lazim kita ketahui dan juga sering kita temukan.

Rabu, 10 November 2010

Pengaruh Profesi Arsitek Terhadap Lingkungan

















Istilah arsitek seringkali diartikan secara sempit sebagai seorang perancang bangunan, adalah orang yang terlibat dalam perencanaan, merancang, dan mengawasi konstruksi bangunan, yang perannya untuk memandu keputusan yang mempengaruhi aspek bangunan tersebut dalam sisi astetika, budaya, atau masalah sosial. Definisi tersebut kuranglah tepat karena lingkup pekerjaan seorang arsitek sangat luas, mulai dari lingkup interior ruangan, lingkup bangunan, lingkup kompleks bangunan, sampai dengan lingkup kota dan regional. Karenanya, lebih tepat mendefinisikan arsitek sebagai seorang ahli di bidang ilmu arsitektur, ahli rancang bangun atau lingkungan binaan. (wikipedia)

Seorang arsitek harus memiliki kepekaan terhadap lingkungan yang ada di sekitarnya. Oleh sebab itu seorang arsitek harus teliti dan jeli dalam merancang suatu proyek yang dikerjakan, supaya proyek yang dibangun jangan sampai berdampak buruk bagi lingkungan sekitarnya.

Di samping harus memperhatikan keadaan lingkungan sekitar seorang arsitek juga harus mengikuti aturan-aturan pemerintah dalam perencanaan pembangunan. Arsitek harus jeli dalam menganalisa site agar bangunan yang akan dibangun tidak salah penempatan, sehingga tidak merusak penataan ruang kota yang diatur oleh pemerintah. Karena peran arsitek juga tidak hanya merancang bangunan tapi juga merencanakan tata ruang kota.

Arsitek juga berperan penting dalam merancang bangunan untuk tempat tinggal, bekerja, rekreasi dan lain-lain. Arsitek bertanggung jawab merancang bangunan agar layak dihuni dan digunakan untuk kegiatan ekonomi dan sosial sehari-hari. Pada dasarnya, setiap pembangunan pasti akan mengubah keseimbangan lingkungan alami dan mengubahnya menjadi lingkungan binaan (built environment).

Peran arsitek dan disiplin lainnya sangat penting dalam merancang bangunan yang dapat beradaptasi dengan perubahan iklim tersebut. Pengoperasian bangunan gedung bertingkat tinggi memerlukan energi yang besar untuk penerangan dan pendinginan udara, sistem penyediaan air bersih, pembuangan air dan sampah. Pengaruh perubahan iklim ini terhadap dunia arsitektur juga ternyata berkaitan juga dengan pengaruh dunia arsitektur terhadap perubahan iklim.

Tidak sedikit arsitek yang melakukan kesalahan dalam merancang suatu rancangan bangunan, walaupun mungkin merupakan kesalahan kecil tapi berdampak fatal bagi lingkungan dan orang-orang di sekitarnya.

*Contoh kasus:

Ambruknya jalan RE martadinata dan tanggul Situgintung bisa dikatakan kesalahan arsitek walaupun ada aspek-aspek lain yang menyebabakan hal ini terjadi.































Banjir di daerah Jakarta juga bisa dikatakan kesalahan arsitek dalam perencanaan drainase dalam tata kota.


















Beberapa hal di atas adalah salah satu contoh kesalahan perencanaan yang dimana arsitek turut berperan penting dalam pengawasan pembangunan. Arsitek turut juga bertanggung jawab atas apa yang telah dirancang, apakah rancangannya berdampak baik, atau malah sebaliknya berdampak buruk bagi lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu sebagai seorang arsitek harus benar - benar teliti dan hati-hati dalam menganalisa site dan lingkungannya dan juga harus memiliki solusi dalam setiap masalah yang ada pada saat proses perancangan, untuk menghindari terjadinya kecelakaan yang kemungkinan akan terjadi.






















Kesimpulannya: Arsitek harus lebih tanggap dan cermat dalam mengambil langkah yang terbaik di dalam merancang pembangunan. Karena ini berdampak jangka panjang, dan harus dipertanggung jawabkan karena hal ini memiliki resiko yang besar baik terhadap lingkungan sekitar maupun terhadap profesi sebagai seorang arsitek.