Senin, 09 November 2009

Bangunan Sudirman






























Balai Sarbini adalah salah satu concert hall yang berada di Jakarta. Awal berdirinya gedung ini digagas oleh HM Sarbini yang merupakan tokoh penting TNI. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Sukarno pada tahun 1965 dan diresmikan oleh presiden Suharto pada tahun Maret 1973 dengan nama Gedung Veteran RI. Balai Sarbini kemudian direhabilitasi dan diresmikan kembali oleh presiden Megawati Sukarnoputri pada tahun 2004. Beberapa event ternama yang sering digelar di Balai Sarbini misalnya Indonesian Idol , dan masih banyak yang lainnya,,

Balai sarbini memiliki bentuk yang unik dan tidak seperti bangunan-bangunan biasanya,,Gedung ini digunakan untuk event seperti konser atau untuk acara yang lain,,
Bangunan ini memiliki bentuk seperti kubah, dimana panggung konser dikelilingi oloh bangku-bangku penonton, sehingga dapat dilihat dari berbagai arah,,
Bangunan ini memiliki konsep arsitektur yang sesuai dengan kegunaannya, yaitu sebagai hall pertunjukan,.Sehingga tanpa harus melihat dari dalam, kita dapat mengetahui dari bagian bangunan yang di luar, bahwa ini adalah bangunan untuk pertunjukan event,,Penempatan gedung ini juga sesuai dengan aktifitas keramaian yang berada di pusat perbelanjaan, Plaza Semanggi,,Sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat,,
Penempatan interior bangunan ini juga memiliki tataan yang sangat baik,,menggunakan prinsip arsitektural yang sesuai dengan kegunaan bangunan, dan dirancang dengan sisitematis, agar pada waktu event diadakan,apat berjalan dengan baik dan teratur,, Begitu juga dengan penempatan lampu pada luar maupun dalam bangunan, ditata dengan baik, sehingga bangunan ini dapat menjadi pusat perhatian karena memiliki vocal point,,


PrinsipDesign:
1. Keseimbangan: Simetri, karena bila dilihat atau ditarik garis di tengah-tengah bagian bangunan, terlihat keseimbangan ataupun kesamaan antara sisi kanan dan sisi kirinya,,
2. Vokal Point: bagian yang seperti kubah dan lampu (pada malam hari), karena memiliki bentuk yang lain sendiri, dan apabila malam hari lampunya menjadi pusat perhatian,,sehingga bangunan tersebut terlihat lain dari yang lain,,
3.Irama: Dinamis, karena ada perubahan bentuk pada bagian bangunan dari bagian dasar gedung hingga atapnya yang berbentuk kubah, sehingga terlihat tidak kaku dengan adanya lekukan, dan terkesan dinamis,,
4.Skala: Normal,,
5.Proporsi: Memiliki proporsi yang cukup baik karena antara bagian2 bangunan (penempatan lampu, pilar, pintu, dll), memiliki ukuran yang pas dan sesuai dengan ukuran bangunan,,
6.Unity: Memiliki kesetuan bangunan yang baik, karena antar bagian bangunan terlihat utuh dan menjadi satu kesatuan,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar