Selasa, 22 Desember 2009

Sculpture (patung)





















1.PENDAHULUAN

SCULPTURE adalah Seni ukiran, pemotongan, atau hewing kayu, batu, logam, dll, ke patung, hiasan, dll, atau menjadi tokoh, seperti laki-laki, atau hal lain, maka, seni menghasilkan tokoh dan kelompok, baik dalam plastik atau bahan kerasulp.
Sculpture(patung) adalah tiga dimensi karya seni yang diciptakan dengan membentuk atau menggabungkan keras, bahan plastik, suara, teks, cahaya, biasanya batu (entah batu atau marmer), logam, kaca, atau kayu. Beberapa patung dibuat langsung dengan mencari atau ukiran yang lainnya digabungkan, bangun bersama dan menembak, dilas, dicetak, atau buanglah. Patung sering dicat.
Karena patung melibatkan penggunaan bahan-bahan yang dapat dicetak atau diatur, itu dianggap sebagai salah satu seni plastik. Mayoritas publik seni patung. Banyak patung-patung bersama di sebuah taman pengaturan dapat disebut sebagai sebuah patung taman.

2. Tujuan adanya sculpture

Sclupture (Patung) adalah benda tiga dimensi karya manusia yang diakui secara khusus sebagai suatu karya seni. Orang yang menciptakan patung disebut pematung. Tujuan penciptaan patung adalah untuk menghasilkan karya seni yang dapat bertahan selama mungkin. Karenanya, patung biasanya dibuat dengan menggunakan bahan yang tahan lama dan sering kali mahal, terutama dari perunggu dan batu seperti marmer, kapur, dan granit. Kadang, walaupun sangat jarang, digunakan pula bahan berharga seperti emas, perak, jade, dan gading. Bahan yang lebih umum dan tidak terlalu mahal digunakan untuk tujuan yang lebih luar, termasuk kayu, keramik, dan logam.
Dimasa lalu patung dijadikan sebagai berhala, simbol Tuhan atau Dewa yang disembah. Tapi seiring dengan makin rasionalnya cara berfikir manusia, maka patung tidak lagi dijadikan berhala melainkan hanya sebagai karya seni belaka. Fenomena pemberhalaan patung ini terjadi pada agama-agama atau kepercayaan-kepercayaan yang politheisme seperti terjadi di Arab sebelum munculnya agama samawi. Lihat juga arca. Mungkin juga dalam Hindu kuno di India dan Nusantara, dalam agama Buddha di Asia, Konghucu, kepercayaan bangsa Mesir kuno dan bangsa Yunani kuno.
Patung dan ukiranmya mereka buat tanpa skestsa. mengukir patung adalah saatnya mereka berkomunikasi dengan leluhurnya yang ada di alam lain. Ini dimungkinkan mereka mengenal 3 macam konsep dunia. Asmat on capinmi atau kehidupan sekarang, Dampu on capinmi atau alam persinggahan roh yang sudah meninggal dan Sarfar atau surga. mereka percaya sebelum masuk sarfar arwah yg sudah meninggal mengganggu manusia gangguan ini bisa penyakit, bencana alam. Untuk menyelamatkan semua itu maka mereka membuat patung dan menggelar adat pesta patung Bis atau Bispokombi


3.Fungsi Sculpture

vOn the Nature Sculpture oleh Milton Horn, fungsi patung bukan untuk menghias tetapi untuk mengintegrasikan, bukan untuk menghibur tetapi untuk mengorientasikan manusia dalam konteks alam semesta. Patung bukan merupakan bahan penukar untuk manusia, binatang, burung atau mengumpulkan ini sewenang-wenang. Meskipun diambil dari prinsip-prinsip struktural alam, fungsinya adalah sama sekali berbeda sebagai bahan. Melampaui sifat-sifat fisik mereka, dalam alam imajinasi kita, bentuk pahatan mengasumsikan suatu aspek dari ketergantungan antar semua dalam pembuatan Patung yang diinginkan. Patung terdiri dari bahan-bahan yang berinteraksi dengan pikiran, pemikiran yang menggambarkan interaksi tersebut dari pengalaman dalam bentuk. Meskipun bentuk patung sepenuhnya dipahat dalam bentuk kehidupan yang berbeda dan motif yang menyerupai mereka, bentuk tiga dimensi, tetapi patung pada dasarnya adalah sebuah abstraksi. Seperti arsitektur yang merupakan abstraksi organik dalam bentuk konkret.
Dimasa lalu patung dijadikan sebagai berhala , simbol Tuhan atau Dewa yang disembah. Fenomena pemberhalaan patung ini terjadi pada agama -agama atau kepercayaan-kepercayaan yang politheisme seperti terjadi di Arab sebelum munculnya agama samawi . Contoh lain dapat dilihat pada penggunaan arca dalam agama Hindu-Buddha. Tapi seiring dengan makin rasionalnya cara berfikir manusia, maka patung tidak lagi dijadikan berhala melainkan hanya sebagai karya seni.
Patung merupakan suatu hasil karya seni yang mempunyai nilai estetika (keindahan). Patung berperan sebagai penghias atau elemen pendukung keindahan terhadap lingkungan sekitarnya. Patung juga dapat berperan sebagai suatu simbol atau karakteristik untuk sebuah tempat. Sebagai contoh penggunaan patung pada tempat rekreasi seperti Kebun Binatang. Pada masing-masing tempat binatang, banyak digunakan patung berbentuk binatang sebagai simbol pada tempat tersebut.
Selain itu, patung juga merupakan bentuk apresiasi dari para pematungnya. Pada umumnya, patung menunjukkan karakteristik dari pematungnya. Hal tersebut dapat dilihat dari bentuk pada patung itu sendiri. Membuat karya seni patung itu termasuk dalam seni rupa, yang biasanya dibuat dengan cara dipahat, dibentuk dengan tanah liat atau dicetak. Karya seni patung itu sudah ada di seluruh dunia dan tidak hanya ada di Indonesia. Biasanya di setiap Negara bentuk patungnya berbeda-beda dan salah satunya karena dipengaruhi oleh agama.
Kalau Anda pergi ke negara lain, pasti Anda akan sering meilhat banyak patung-patung berdiri disana. Sehingga tidak jarang, kalau karya seni patung itu ada yang memang sengaja dibuat untuk memberikan ciri khas bagi negara itu atau bisa juga untuk menjadi suatu simbol tertentu. Contohnya saja seperti negara kita sendiri ada Candi Borobudur dan Candi Prambanan, candi itu dibuat karena dipengaruhi oleh agama. Tapi ada juga yang dibuat untuk menjadi simbol negara, yaitu Amerika Serikat dengan patung Liberty dan masih banyak lagi yang lain. Tapi yang pasti karya seni patung itu dibuat karena ada suatu tujuan. Begitu juga dengan patung yang ada di perumahan mewah di kawasan Pondok Indah, patung-patung itu dibuat untuk memberikan rasa nyaman bagi para penghuni dan pengguna jalan. Ternyata tujuan membuat patung itu tidak hanya berguna bagi orang-orang yang tinggal disekitarnya, tapi juga bagi orang yang menjadi pengguna dari jalanan itu.


4.Jenis-jenis sculpture

Beberapa bentuk sculpture umum adalah:
*Free-standing sculpture, patung yang dikelilingi di semua sisi, kecuali basis, oleh ruang. Juga dikenal sebagai patung “di bundar”, dan dimaksudkan untuk dapat dilihat dari berbagai sudut.
* Sound patung
* Light patung
* Jewelery
* Relief – patung itu masih menempel pada latar belakang; tipe relief, alto-timbul, dan cekung-lega
* Situs seni spesifik
* Kinetik patung – melibatkan aspek gerak fisik
o Fountain – patung dirancang dengan air bergerak
o Mobile (lihat juga Calder’s Stabiles.)
* Patung – representationalist patung yang menggambarkan entitas tertentu, biasanya seseorang, peristiwa, hewan atau objek
o Bust – representasi dari seseorang dari dada ke atas
o Equestrian statue – biasanya menunjukkan orang yang signifikan di atas kuda
* Stacked seni – sebuah bentuk patung yang dibentuk dengan mengumpulkan benda-benda dan ’susun’ mereka
* Arsitektur sculpture



Contoh-contoh Sculpture

1. Patung Liberty

Patung Liberty, kebanggaan dan simbol Kota New York, ternyata bukan dibuat di New York. Patung tersebut, yang ternyata di desain oleh pemahat Prancis, Frederic-Auguste Bartholdi pertama kali dibangun dan disusun di Prancis pada tahun 1874. Patung Dewi Kemerdekaan tersebut dipersembahkan oleh rakyat Prancis kepada rakyat Amerika, sebagai hadiah ulang tahun kemerdekaan Amerika yang ke-100. Dengan tinggi 46 meter dan berat 204 ton, Patung Liberty berdiri diatas landasan setinggi 46 meter. Bagian dalamnya diisi oleh rangka baja, sementara bagian luarnya dibuat dari plat tembaga. Rangka baja patung Liberty, dibuat dan dirancang oleh Gustave Eiffel, orang yang juga merancang dan membangun Menara Eiffel.


2.Patung Buddha dari Bamiyan

Patung Buddha dari Bamiyan dahulu merupakan monumen yang terdiri dari dua patung Buddha yang berdiri dan diukir di sisi sebuah jurang di lembah Bamiyan, di tengah Afganistan. Lokasi patung berada kurang lebih 230 km arah barat laut Kabul pada ketinggian 2500 meter. Kemungkinan besar patung-patung ini dibuat pada abad ke-5 atau ke-6 dan merupakan perpaduan klasik antara seni gaya Yunani dan seni Buddha.







3.Patung Pancoran

Banyak warga Jakarta yang hanya mengenal nama patung ini sebagai Patung Pancoran namun tidak mengetahui bahwa sebenarnya patung ini bernama Patung Dirgantara. Ide pertama adalah dari Presiden Soekarno yang menghendaki agar dibuat sebuah patung mengenai dunia penerbangan Indonesia atau kedirgantaraan. Patung ini menggambarkan manusia angkasa, yang berarti menggambarkan semangat keberanian bangsa Indonesia untuk menjelajah angkasa.


4. Patung Zeus di Olympia

Patung Zeus di Olympia adalah salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno. Patung ini dibuat oleh skulptor terkenal, Phidias (abad ke-5 SM) kira-kira tahun 432 SM di Olympia, Yunani.Patung yang terduduk, yang memiliki tinggi sekitar 12 meter, mengisi seluruh Kuil Zeus yang dibangun sebagai rumah patung ini.Penyebab kehancuran patung ini hingga kini masih diperdebatkan.




5. Patung Asmat


Sejak tahun 1700-an, suku Asmat di Papua telah dikenal dunia dengan keterampilan mengukirnya. Kesenian mengukir di asmat merupakan aktualisasi dari kepercayaan terhadap arwah nenek moyang yang disimbolkan dalam bentuk patung serta ukiran. Namun dalam perkembangannya, ukiran-ukiran, salah satunya patung khas Asmat digemari di luar negeri.






6. A tree sculpture at Bristol Zoo, Bristol, England

Patung pohon di Bristol Zoo, Bristol, Inggris. Ini telah terpahat, dengan gergaji dari pohon berdiri.












7.Rock sculpture (Patung batu)

Patung (Sculpture)
Spiral granit yang monumental yang dibuat oleh pemahat patung menebang Chee Fong adalah hadiah ke kebun dari Ingrid dan Gerhart Schnorbus Swiss. Patung melambangkan pengaruh dari taman botani berputar ke masyarakat, dan harmoni antara manusia dan bumi yang hidup.







8. Sculpture Park

Taman ini terletak di belakang Home Depot, off Sunrise Utara Blvd. Luas taman adalah 0,8 hektar dan merupakan trailhead untuk sepeda Jurang Miners jejak. Patung bernama “Cosmos” dan didedikasikan kepada penduduk Roseville pada tahun 1990 oleh pengembang lokal. Patung oleh para pemenang kontes patung tahunan untuk anak-anak sekolah, ditempatkan di taman ini.










9. Sculpture Garden

Butuh 20 ton batu Queensland, 800 meter dari tepi kayu, 2200 meter dari rumput, tak terhitung banyaknya relawan jam dan beberapa bulan kerja keras, untuk menciptakan Sculpture Garden, yang diciptakan untuk menampung karya seni yang luar biasa dibuat oleh delapan pematung yang mengambil bagian dalam International Sculpture Symposium diselenggarakan di taman pada tahun 2005.




10. Contemporary Sculpture

PatungDomba

Dalam seni kontemporer dewasa ini yang mulai tumbuh pesat, patung bisa menjadi semacam ’seni pertunjukan’. Sebagai contoh di tempat-tempat seperti Cina, Jepang, Kanada, Swedia dan Rusia diadakan festival patung es diadakan secara teratur. Istilah yang digunakan untuk patung patung kinetik dirancang untuk dipindahkan. Beberapa seniman yang menciptakan karya-karya patung kinetik adalah: Marcel Duchamp, Alexander Calder, George Rickey dan Andy Warhol.


11. Sphinx
Nama "sphinx" yang biasa digunakan diambil dari nama makhluk mitologi Yunani dengan tubuh seekor singa, kepala seorang wanita, dan sayap seekor elang, walaupun patung sphinx Mesir memiliki kepala laki-laki. Kata "sphinx" berasal dari bahasa Yunani (Sphinx, dari kata kerja sphingo) yang berarti mencekik, karena sphinx dari mitologi Yunani mencekik orang yang tidak dapat menjawab pertanyaan teka-tekinya.


Sejarah Patung


Karya seni patung Mesir kuno dikembangkan untuk merepresentasikan dewa-dewa Mesir kuno, juga para Fir'aun, dalam bentuk fisik. Aturan-aturan yang sangat ketat diikuti ketika menciptakan karya patung; patung laki-laki dibuat lebih gelap daripada patung perempuan; dalam patung berposisi duduk , tangan harus diletakkan pada lutut dan aturan-aturan tertentu dalam menggambarkan para dewa. Peringkat artistik didasari atas kesesuaian dengan aturan, dan aturan tersebut diikuti secara ketat selama ribuan tahun, sehingga penampilan patung tidak banyak berubah kecuali selama periode singkat semasa pemerintahan Akhenaten dan Nefertiti, diperbolehkan penggambaran secara naturalistik.
Romawi Yunani Klasik
Seni patung klasik Eropa merujuk pada seni patung dari zaman Yunani Kuno, Romawi kuno serta peradaban Helenisasidan Romanisasi atau pengaruh mereka dari sekitar tahun 500 SM sampai dengan kejatuhan Roma di tahun 476 AD, istilah patung klasik juga dipakai untuk patung modern yang dibuat dengan gaya klasik. Patung-patung klasik Eropa memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Figur badan penuh: berupa laki-laki muda atletis atau wanita telanjang.
2. Portrait: menunjukkan tanda-tanda usia atau karakter yang kuat.
3. Memakai kostum serta atribut dewa-dewi klasik
4. Peduli dengan naturalisme didasari dengan observasi, seringkali memakai model sungguhan.
Bentuk patung telanjang biasanya diterima secara luas oleh masyarakat, didasari pada lamanya tradisi yang mendukungnya. Tapi adakalanya, ada yang berkeberatan dengan tema ketelanjangan ini, biasanya dari kalangan fundamentalis moral dan relijius. Contohnya, beberapa patung Yunani koleksi Vatikan dihilangkan penisnya.
Periode Gothik
Mata rantai yang menghubungkan seni, dalam hal ini adalah arsitektur, Eropa zaman pertengahan (Gothik) dengan seni arsitektur Romawi disebut dengan periode Romanesque. Karya seni patung Gothik awal adalah dari pengaruh agama Kristen, serta lahir dari dinding gereja dan biara. Patung yang terdapat di Chartres Cathedral (sekitar th. 1145) di Perancis merupakan karya patung awal zaman Gothik. Di Jerman, terdapat di Cathedral Bamberg dari tahun 1225. Di Inggris, karya patung hanya terbatas pada yang dipakai pada batu nisan serta dekorasi non figur (sebagian ini disebabkan karena ikonoklasme Cistercian). Di Italia, masih dipengaruh bentuk-bentuk zaman klasik, seperti yang terdapat pada mimbar Baptistery di Pisa serta di Siena.
Renaissance
Pada zaman renaissance, seni patung juga turut dihidupkan kembali, bahkan dalam beberapa kasus lebih dulu dibandingkan dengan karya seni lain. Salah satu tokoh penting dalam masa ini adalah Donatello, dengan karya patung perunggunya, David (jangan rancu dengan David-nya Michelangelo). Ini merupakan karya patung awal zaman Renaissance. Demikian juga dengan Michelangelo yang selain membuat patung David, juga membuat Pietà. Patung David dari Michelangelo merupakan satu contoh gaya kontraposto dalam menggambarkan figur manusia. Masih ada beberapa periode dari zaman renaissance ke modernisme yang dipengaruhi oleh perubahan politik, gerakan kebudayaan atau hal lain, yaitu periode mannerisme, baroque dan neo klasik.
Modernisme
Auguste Rodin merupakan salah satu pematung Eropa terkenal dari awal abad 20. Ia seringkali disebut sebagai seniman patung Impresionis. Seni patung modern klasik kurang berminat pada naturalisme, detail anatomi atau kostum dan lebih tertarik pada stilisasi bentuk, demikian juga pada irama volume dan ruang. Seiring dengan perkembangan waktu, gaya seni patung modern klasik kemudian diadopsi oleh dua penguasa totalitarian Eropa: Nazi Jerman dan Uni Soviet. Sementara di kawasan Eropa lain, gaya ini berubah menjadi bersifat dekoratif/art deco (Paul Manship, Carl Milles), stilisasi abstrak (Henry Moore, Alberto Giacometti) atau lebih ekspresif. Gerakan modernis dalam karya seni patung menghasilkan karya Kubisme, Futurisme, Minimalisme, Instalasi dan Pop art.
Seni Patung Kontemporer


Di zaman sekarang dimana seni kontemporer mulai berkembang pesat, patung bisa menjadi semacam 'seni pertunjukan'. Misalnya di beberapa tempat seperti Tiongkok, Jepang, Kanada, Swedia dan Rusia diadakan festival patung es yang diselenggarakan secara berkala. Istilah patung kinetik dipakai untuk patung yang dirancang untuk bisa bergerak. Beberapa seniman yang membuat karya patung kinetik adalah: Marcel Duchamp, Alexander Calder, George Rickey dan Andy Warhol.

2 komentar:

  1. sangat membantu saya dalam mengerjakan tugas. karena sangat lengkap mulai dari pengertian, fungsi, sejarahnya, dan contohnya.

    BalasHapus
  2. ijin ambil, thanks, bagus kok isinya

    BalasHapus