Senin, 22 Februari 2010

Unsur Vertikal Ruang

RUANG VERTIKAL

Pengertian ruang vertikal.

Ruang vertikal adalah suatu ruang yang terdiri dari bidang – bidang horizontal yang mana pada setiap bidang tersebut diberi ketinggian secara vertical ( ke arah atas ) hingga membentuk suatu 3 dimensi.

Beberapa pendapat para Arsitektur tentang ruang :
o Immanuel Kant
Ruang ialah sesuatu yang objektif sebagai hasil pemikiran dan perasaan yang ditimbulkan oleh manusia.
o Plato
Ruang ialah suatu kerangka atau wadah dimana objek dan kejadian tertentu berada.
Contoh :

I. Unsur – unsur Vertikal Linier.

Unsur – unsur vertical linier pada suatu ruang ialah segala atau semua aspek yang dapat membentuk sebuah sebuah ruang melalui titik ynag terarah. Unsur-unsur linier membentuk sisi-sisi tegak lurus dari suatu volume ruang. Dua buah kolom membentuk sebuah membran ruang transparan oleh tarikan visual di antara kedua kolom tersebut. Tiga kolom atau lebih dapat diatur untuk membentuk sudut-sudut suatu volume ruang.




II. Satu Bidang Vertikal (Vertikal tunggal)

Yang dimaksud dengan satu bidang vertical ialah suatu bidang tegak lurus yang diletakan sebagai figur pada suatu latar belakang yang berguna sebagai pembatas. Sebuah bidang vertikal akan mempertegas ruang di hadapannya.
Daerah ruang di mana hanya terdapat satu bidang vertikal kurang jelas batas-
batasnya. Bidang tersebut dapat membentuk hanya satu buah sisi dari daerah
tersebut. Untuk membentuk suatu volume ruang 3-dimensi, bidang tersebut harus berinteraksi dengan unsur-unsur bentuk yang lainnya.






III. Bidang Berbentuk L ( Siku ).



Yaitu suatu bidang horizontal maupun vertikal yang berbentuk seperti huruf “ L” dan mempunyai 1 sudut siku ( 900 ) atau rangkaian dari 2 bidang datar yang dapat dibentuk menjadi huruf “ L”. Suatu konfigurasi bentuk-L dari bidang-bidang vertikal menimbulkan suatu daerah ruang dan arah sudut keluar sepanjang diagonalnya.
Konfigurasi L dari bidang-bidang vertikal membentuk suatu daerah ruang sepanjang
diagonalnya, dan sudut ke arah luar. Daerah introvert pada sudut-sudut interior menjadi ekstrovert sepanjang sisi terluarnya.


IV. Bidang Sejajar.

Sebuah bidang bisa dikatakan sejajar apabila bidang tersebut mempunyai kesamaan kedudukan dan panjang yang diukur pada 1 garis pembatas / acuan. Dua buah bidang vertikal sejajar membentuk suatu volume ruang di antaranya yang berorientasi aksial terhadap kedua ujung
terbuka dari konfigurasinya.Sepasang bidang vertikal sejajar membentuk daerah ruang di antaranya. Tepi terbuka pada ruangan terbentuk oleh sisi vertikal bidang, memberikan arah yang kuat
pada ruangan.

V. Bidang Berbentuk U

Yaitu suatu bidang horizontal maupun vertikal yang berbentuk seperti huruf “ U” dan mempunyai 2 sudut siku ( 900 ) atau rangkaian dari 2 bidang datar bahkan lebih yang dapat dibentuk menjadi huruf “ U”. Suatu konfigurasi bentuk-U dari bidang-bidang vertikal membentuk suatu volume ruang yang orientasi utamanya menghadap ujung yang
terbuka dari konfigurasinya. Sebuah konfigurasi bentuk U dari bidang-bidang vertikal membentuk daerah ruang yang memiliki fokus ke arah dalam serta orlentasi ke arah luar



VI. Empat Bidang Penutup.

Yaitu empat buah bidang yang berfungsi sebagai pembatas suatu bidang datar di bawah ( tanah ) dan atas ( atap ) pada setiap sisi – sisinya hingga membentuk suatu ruang. Empat bidang vertikal membentuk batas-batas dari suatu ruang introvert dan mempengaruhi daerah ruang di sekeliling pagar tersebut.Empat buah dinding vertikal yang mencakup suatu daerah ruang merupakan hal yang paling umum, dan merupakan pembentuk ruang yang terkuat di dalam arsitektur.





Daftar Pustaka
(sumber)
buku estetika bentuk
buku pedoman arsitektur
google search

Tidak ada komentar:

Posting Komentar